oleh : Ahmad Afandi, S.Pd
Staf Tenaga Kependidikan di MA. Miftahul Midad
Pada dasarnya bangsa indonesia merupakan bangsa terkaya di dunia, apapun yang dimiliki oleh negara di seluruh jagat ini tak satupun yang tak dimiliki oleh neraga kita ini. Sumber Daya Alam yang amat kaya dari sektor pertanian, pertambangan, industri dan lainnya sudah ada ditangan negara ini, dari segi SDMnya pun masyarakat kita tak sedikit yang bisa menemukan, maupun menjadi pemenang di ajang-ajang kecerdasan bergengsi dunia namun, kenapa kita tak pernah menjadi negara yang sesuai dengan kompetensi yang kita miliki?Sebut saja anak-anak SD/SMP yang sering kali menjuarai olimpiade matematika, fisika, sains dll. penemuan-penemuan dikalangan peneliti muda di kampus-kampus yang amat sangat populer dan maju, serta tenaga-tenaga ahli dibidang teknologi yang menjadi otak dari revolusinya.
Kemanakah mereka? dalam suasana santai saya sempat berdiskusi dengan salah seorang guru matematika Madrasah Aliyah Miftahul Midad lumajang (Chusairi, S.Pd), saya pikir beliau hanya guru matematika yang sibuk dengan pembelajaran angka-angka dengan siswanya. tak disangka beliau juga cukup kritis menanggapi nasib Negara ini, sesuai dengan masalah di atas beliau sangat detail menyebutkan kelemahan dan kebobrokan bangsa indonesia " pemenang olimpiade yang tak terdidik dan terjamin hidupnya, penemu-penemu yang tak sanggup lagi membuat surat-surat njilmet (membuat hak cipta) dan pak bj hbibie yang tak tenang hidup di indonesia dan lebih memilih jerman sebagai peraduannya. ujarnya dengan semangat.
Lalu apa sebenarnya yang dimau oleh bangsa ini?
Sudah punya generasi cerdas dan berpotensi malah diiming-imingkan kenegara lain dan sampai hari ini icon-icon bangsa ini malah tak mau dan takut kembali kenegaranya dan mereka sempat berkata "kalau saya pulang ke indonesia saya tidak akan dihargai dan kalaupun saya bekerja tak akan menandingi 10% pun kesejahteraan yang diberikan oleh negara lain terhadap saya". dari seorang peneliti juga berujar " pada dasarnya saya ingin mendaftarkan karya penelitian saya sebagai salah satu temuan terhebat di indonesia namun, karena ruwet dan njilmetnya urusan adminitrasi dan banyak membutuhkan biaya lebih baik saya jual aja ke negara lain" kalau menurut anak-anak pemenang olimpiade "ia hanya bisa gembira dengan ceremoni penghargaan seketika itu pula, tapi sayangnya mereka akan bingung setalah prestasi itu dimakan waktu"
Setidaknya kita sebagai bangsa indonesia bisa berkaca dari sedikit masalah-masalah di atas. kepada pemerintah yang bertugas mengeluarkan kebijakan prihatinlah melihat segelintir persoalan ini dan kami yakin kalian akan menemukan berjuta persoalan-persoalan lain dibalik semua itu.
Tetap semangat, selalu bersikap dan berpikir positif untuk kemajuan negara ini.....bangsa ini......rakyat ini. hidup indonesia....hiduplah.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar